Berbelanja online dengan menggunakan kartu kredit merupakan hal yang mengasyikkan. Anda bahkan tidak perlu untuk pergi ke mesin ATM, men-transfer sejumlah uang sebagai pembayaran. Semua dapat dilakukan melalui laptop atau bahkan smartphone Anda. Cukup bermodalkan komputer/laptop dengan koneksi Internet dan tentu saja kartu kredit, Anda dapat melakukan pembayaran secara instan. Terlepas dari bahaya kecanduan dari penggunaan kartu kredit, transaksi online bisa mengundang “tangan-tangan jahat” dari orang-orang yang memiliki keahlian komputer namun menyalahgunakannya untuk hal-hal yang tidak baik termasuk mencuri data.

Saat Anda berbelanja dengan kartu kredit, data adalah sesuatu yang sangat penting untuk dijaga atau dirahasiakan. Kelalaian dalam merahasiakan data hanyalah akan mempersilakan orang lain untuk membobol kartu kredit Anda. Artikel ini akan merangkum beberapa tips penting dalam memastikan agar setiap transaksi online Anda benar-benar aman.

  1. Berbelanja hanya di toko online yang terpercaya
    Kredibilitas sebuah toko online merupakan hal yang sangat penting disini karena ketika Anda berbelanja di toko-toko online “abal-abal”, kemungkinan besar Anda akan diarahkan ke link-link berbahaya yang sengaja dibuat untuk mencuri data kartu kredit Anda. Anda mungkin akan secara otomatis menerima email-email yang berisi link-link berbahaya tadi. Sangat disarankan bagi Anda untuk mengetik langsung alamat situs toko online terpercaya tanpa melalui “situs-situs perantara”. Pastikan Anda telah mengetik nama yang benar dengan mengecek terlebih dahulu di Google. Forum online seperti Kaskus merupakan salah satu contoh tempat yang cocok untuk mengecek reputasi sebuah toko online. Sekedar info, untuk merchant-merchant yang “sulit” beberapa orang menggunakan situs-situs penyedia jasa bayar seperti www.jasabayar.id.
  2. Cetak dan Simpan selalu bukti pembayaran online
    Bukti pembayaran harus dicetak. Fungsinya adalah untuk membandingkan angka-angka pada lembar tagihan kartu kredit dengan apa yang Anda bayar (ketika Anda membayar secara online). Tidak jarang terjadi ketidaksesuaian yang merugikan pemilik kartu kredit.
  3. Hindari penggunaan smartphone Anda sebagai alat transaksi
    Berbelanja online dengan menggunakan smartphone memang hal yang menyenangkan, terlebih ketika kita ingin melihat-lihat terlebih dahulu daftar barang yang dijual. Namun ketika Anda hendak menekan tombol “beli”, sebaiknya itu dilakukan di device lain. Alasannya adalah benda-benda elektronik kecil seperti ponsel cenderung mudah hilang dan besar kemungkinan aplikasi kartu kredit yang belum di-log out akan memudahkan penemu ponsel Anda membeli banyak barang dengan kartu kredit Anda.
  4. Lengkapi komputer Anda dengan anti virus atau anti spyware yang selalu di-update
    Ingatlah bahwa virus-virus dan program-program tertentu dirancang untuk membobol atau memata-matai aktivitas Anda, termasuk mungkin apa yang Anda ketik. Jika Anda mengetik password yang berkaitan dengan akun bank online atau kartu kredit Anda, maka segala aktivitas tersebut dapat di pantau dengan menggunakan program-program tertentu yang disisipkan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk selalu melakukan upaya pencegahan dengan memasang program-program anti virus dan anti spyware sebagai “benteng pertama” dalam menangkal program-program berbahaya.

Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan kepada Anda tentang bagaimana agar Anda dapat berbelanja online secara aman.

Bagi anda yang merasa kurang yakin untuk menggunakan kartu kredit pribadi untuk belanja online, anda bisa menggunakan jasa Pembayaran atau Pembelian online yang professional. Sehingga anda terbebas dari rasa kuatir dan takut akan pencurian identitas.

Baca Blog Post Lainnya